Jumat, 26 April 2013

PERJALANAN HIDUP MENJADI GURU

Saya mulai menapaki kehidupan menjadi seorang guru pada tahun 1999 pada salah satu sekolah swasta yang letaknya lumayan jauh dari kota kecamatan sekitar 10 km perjalanan dari rumah ke sekolah. Disini saya merasakan nyaman bersosialsisasi dengan rekan-rekan baru yang semuanya menyenangkan, penuh keakraban dan rasa kekeluargaan yang sangat tinggi.

Setiap ada lowongan CPNS saya selalu berusaha keras agar bisa mengikuti seleksi dengan harapan lolos seleksi dan bisa menjadi guru yang betulan. Ternyata perjalanan ini begitu panjang berliku-liku.Tidak setiap tahun di kabupaten saya ada formasi yang sesuai dengan jurusan saya, akhirnya saya mencari di kabupaten lain, walhasil tiap daerah lebih mengutamakan putra daerah sendiri. Tahun demi tahun saya lewati perjalanan sebagai guru wiyata bhakti, dengan honor pertama saya waktu itu sebesar Rp 45.000.

Saat itu tahun 2003 dibuka lowongan Guru Bantu, formasi yang dibutuhkan lumayan banyak yaitu 25 orang. Tentu ini kesempatan  baik yang tidak boleh terlewatkan. Alhamdulillah pada kesempatan ini saya lolos setelah mengikuti seleksi sekitar 40 peserta. Akhirnya saya pindah ke salah satu sekolah yang berbeda latar belakang dengan sekolah tempat saya wiyata bhakti sebelumnya. Disini saya kurang begitu betah, tapi karena tugas, saya laksanakan seluruh tupoksi sebagai guru semampu saya.

Pada tahun 2005 ada secercah harapan untuk bisa menjadi guru pns, karena nama saya masuk dalam data base pusat, itu artinya terbuka kesempatan lebih lebar untuk bisa diangkat oleh pemerintah. Setelah melalui pendaftaran di BKD kabupaten saya itupun saya berangkat pagi dan dipanggil untuk pemeriksaan berkas pada pukul 20.00 WIB. Demi mendapatkan apa yang menjadi impian saya, saya laksanakan dengan senang hati.

Selama proses berlangsung, saya masih tetap bekerja sebagai guru bantu di salah satu sekolah swasta. Oya honor jadi guru bantu saat itu sebesar 460.000, saya memberanikan diri untuk kredit motor, selama itu perjalanan saya menggunakan sepeda motor milik orang tua saya. Ternyata beberapa tahun kemudian honor guru bantu naik menjadi  Rp 710.000. Alhamdulillah ada uang lebih setelah saya gunakan untuk mencicil sepeda motor sebesar Rp 332.000. bisa saya gunakan untuk membayar orang yang momong anak saya.

Sampai pada tahun 2007, honor GB hilang dari peredaran, sekitar 8 bulan, saya dan juga banyak rekan2 saya tidak dibayar oleh pemerintah padahal hidup terus berjalan dan menghidupi kedua anak saya sekaligus bayar cicilan sepeda motor. hadeeewh akhirnya cari sampingan sana sini untuk menutup biaya hidup. Sampai pada suatu saat pemerintah berbaik hati membayarkan honor kami pada tahun 2009 itupun setelah melalui berbagai negosiasi dari forum komunikasi guru bantu kaupaten dengan pihak terkait. Akhirnya bisa terwjud juga walau dibayar tidak penuh, seharusnya RP 710.000 kali sekian bulan, hanya dibayar 585.000 kali sekian bulan, kami berpikir tak mengapa, yang penting ada perhatian dari pemerintah dan bisa untuk menutup hutang.

Tahun 2008 yang dinanti-nanti datang juga, bulan Oktober kami menerima SK CPNS. saya sangat bersyukur, apalagi ditempatkan di sekolah negeri yang tidak jauh dari rumah, hanya menempuh pernajalan naik motor 5 menit. Saya sangat bahagia, dengan gaji pertama 1,8 jt itu jumlah yang sangat besar. Saya lalui pekerjaan dengan senang hati walaupun oleh pemberi kerja saya tidak diberi satu kelas pun untuk mengajar. Akhirnya saya mencari MoU dengan sekolah lain dimana lokasinya cukup jauh ditempuh selama 30 menit perjalanan naik sepeda motor di kaki gunung. Tak mengapa saya enjoy saja yang penting saya sudah diangkat jadi CPNS.

Selama 3 semester saya di kaki gunung, suasana yang menenangkan dan menyenangkan berakhir pula. dan  kembali ke satuan kerja sesuai SK. dan saya mengajar tidak sesuai dengan SIM saya, lagi2 tak mengapa, semua saya laksanakan sesuai kemampuan saya.

Tiba saatnya tuntutan yang sangat besar dibebankan kepada guru-guru seiring diberlakukannya sertifikasi guru, tak mengapa toh semua itu demi meningkatkan profesionalisme guru. Guru-guru pun harus mengikuti PLPG yang sebelumnya mengikuti UKA *uji kompetensi awal* dengan dijejali 100 pertanyaan yang harus dijawab demi suksesnya TPG *tunjangan profesi guru*. Tentunya tpg didapat menunggu dari pengumuman kelulusan, menunggu diterbitkannya sertifikat pendidik sampai ganti tahun masih tetap menunggu adanya DAPODIK *data pokok pendidik*. Nah disinilah masalah muncul, demi TPG minimal mengajar sesuai SIM 24 jam harus memenuhi.

Nah sebenarnya saya tidak punya masalah dengan jumlah jam karena saya mengajar cukup dan sudah seharusnya saya memenuhi syarat, tapi teryata saya tidak memenuhi syarat, kemudian data diaplod lagi dengan harapan bisa memenuhi syarat nasib belum berpihak pada saya statusnya *masih edit data* , data di aplod lagi ke server tanggal 22 april 2012 pada saat saya jadi pengawas UN di sekolah lain. Nah disinilah jam mengajar saya dipakai oleh orang lain.

Setiap saya akses cekdataguru, selalu tidak memenuhi, begitu saya akses data teman saya  melalui nuptk dan tgl lahir itu keliatan sekali oh itu kelas saya yang mengajar, kenapa jadi dia?? kalau jam saya cukup untuk diri saya ya lagi2 tak mengapa, tapi lha wong saya saja masih edit data kenapa dia dengan santainya tanpa rasa berdosa mengambil kelas saya ??yang seharusnya saya cukup menjadi kurang ?? kenapa ?? terus terang hari ini saya menangis sejadi2nya 26 april 2012 sampai saya tulis di blog saya ini. Teman saya telah menyerobot kelas saya !!! siapa yang pecundang siapa yang pemenang ???

sebenarnya saya menulis disini cuma uneg uneg saya yang sedang galau berat......
kepala saya pusing berhari2, kinerja saya menurun karena galau data yang di aplod gak kelar2...
saya hanya bisa berdoa kepada Alloh kalau memang sudah jadi rezeki saya insya Alloh tidak tertukar....

proses masih berjalan, semoga semua yang sya harapkan berjalan lancar dan jjm bisa memenuhi sehingga tpg bisa diterima tanpa mengulur waktu. aamiin....

telah diedit
sekarang sudah bulan juni, data sudah beres, sk suadh keluar, pemberkasan juga sudah, tinggal menunggu sesuatu yang bisa membuat aku bahagia,,,semoga semuanya lancar aamiin



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar