Kamis, 01 Agustus 2024

Bapak Sosiologi Indonesia, Selo Soemarjan

 

Hallo anak-anak kelas 9 SMP Negeri 4 Purwokerto, mulai literasi ya ...

Selo Soemarjan adalah sosok yang tak terpisahkan dari perkembangan sosiologis di Indonesia. Beliau kerap disebut sebagai "Bapak Sosiologi Indonesia" karena kontribusi besarnya dalam membangun dan mengembangkan ilmu sosiologi di negeri ini.

Biografi Singkat

Selo Soemarjan lahir di Yogyakarta pada tahun 1913. Beliau menempuh pendidikan di berbagai institusi, termasuk Universitas Cornell di Amerika Serikat, tempat beliau meraih gelar sarjana dan doktor dalam bidang sosiologi. Sepulang dari Amerika, Selo Soemarjan aktif mengajar dan melakukan penelitian di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, terutama di Universitas Gadjah Mada.

Prestasi dan Kontribusi

  • Pendiri Lembaga Penelitian Selo Soemarjan menjadi salah satu pendiri Lembaga Penelitian Sosial dan Ekonomi (LPSE) di Universitas Gadjah Mada. Lembaga ini berperan penting dalam melakukan penelitian-penelitian sosial yang relevan dengan kondisi Indonesia.
  • Penulis Buku Beliau telah menulis banyak buku dan artikel ilmiah tentang sosiologi, salah satu yang paling terkenal adalah "Sosiologi: Suatu Pengantar". Buku ini menjadi rujukan utama bagi pelajar sosiologis di Indonesia selama bertahun-tahun.
  • Penelitian Mendalam tentang Masyarakat Indonesia Selo Soemarjan melakukan penelitian yang mendalam tentang berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia, seperti struktur sosial, perubahan sosial, dan pembangunan nasional. Penelitian-penelitiannya memberikan kontribusi besar dalam pemahaman kita tentang masyarakat Indonesia.
  • Peran Aktif dalam Pembangunan Nasional Beliau aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan nasional, memberikan masukan dan rekomendasi berdasarkan hasil penelitiannya.

Kehidupan Pribadi dan Pemikiran

Selo Soemarjan dikenal sebagai sosok yang sederhana, pekerja keras, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap ilmu pengetahuan. Beliau memiliki minat yang besar terhadap masyarakat dan selalu berusaha untuk memahami permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat Indonesia.

Pemikiran Selo Soemarjan sangat dipengaruhi oleh pengalamannya hidup di Indonesia dan studi sosiologinya di Amerika Serikat. Beliau menggabungkan teori-teori sosiologi Barat dengan realitas sosial di Indonesia, sehingga menghasilkan analisis yang relevan dan mendalam.



Warisan Selo Soemarjan

Selo Soemarjan telah mewariskan warisan yang sangat berharga bagi perkembangan sosiologis di Indonesia. Pemikiran dan karya-karyanya terus menjadi rujukan bagi para akademisi dan peneliti. Beliau telah menginspirasi banyak generasi untuk mempelajari dan mengembangkan ilmu sosiologi di Indonesia.

Mengapa Selo Soemarjan Penting?

  • Pionir Sosiologi Indonesia: Beliau adalah salah satu pelopor dalam pengembangan sosiologi di Indonesia.
  • Fokus pada Masalah Lokal: Penelitiannya selalu relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia.
  • Kontribusi pada Pembangunan: Pemikirannya memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional.
  • Inspirasi bagi Generasi Muda: Beliau menjadi panutan bagi para pelajar dan peneliti sosiologi.


https://gemini.google.com/app/cbe4f49b1bea2afd 

Selasa, 28 Mei 2024

RINGKASAN MATERI IPS KELAS 7 2324

 Hallo, anak-anak kelas 7, untuk menemani belajar kalian, bu guru share ringkasan dan inti materi yang bisa kalian gunakan untuk acuan belajar kalian dalam menghadapi penilaian sumatif akhir tahun. silakan kalian baca kemudian catat dan pelajari materi dari inti materi ini menggunakan buku kreasi dan buku paket.  Lupakan gadget dan gamenya sebentar, fokus dengan belajar demi nilai yang baik dan memuaskan.

1.      Sumber daya alam :

-          Barang tambang ada  golongan A,B dan C, dan contohnya masing-masing

-          Sumber daya alam non hayati yang dapat diperbarui dan tidak dapat diperbarui

-          Pulau penghasil tambang minyak bumi yang paling banyak di Indonesia

-          Manfaat dari hutan

2.      Masa Hindu Budha

-          Teori masuknya agama Hindu di Indonesia

·         Teori Brahmana

·         Teori Waisya

·         Teori Ksatria

·         Teori Arus Balik

-          Raja terkenal yg memerintah kerajaan Kutai

-          Puncak Kejayaan kerajaan Majapahit

-          Sebab mundurnya kerajaan Majapahit

3.      Masa Kerajan Islam di Indonesia

-          Bukti yang menunjukkan bahwa ajaran Islam telah masuk ke Pulau Jawa sejak abad ke – 7, abad ke 11 dan abad ke 13

-          Faktor yang mempercepat proses islamisasi di Indonesia

-          3 Contoh kerajaan yang bercorak Islam di Indonesia

-          Faktor utama yang menjadi penyebab kemunduran Kerajaan Demak

-          Puncak kejayaan Kerajaan Mataram Islam

-          Sebab runtuhnya kerajaan Mataram Islam

-          Isi Perjanjian Giyanti memecah Mataram Islam

4.      Kegiatan Ekonomi

-          3 Kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi)

-          Faktor-faktor produksi

-          Kegiatan distribusi

-          Tujuan distribusi

-          Tenaga kerja terdidik

-          Tenaga kerja terlatih

-          Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih

5.      Pelaku Ekonomi

-          3 Contoh RTP berperan sebagai konsumen

-          Kegiatan Produksi pada rumah tangga pemerintah

-          Peran dari Rumah tangga Perusahaan

6.      Permintaan, penawaram, dan pasar

-          Jenis Permintaan dan contoh-contohnya

-          Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran

-          Bunyi hukum permintaan dan penawaran

-          Pergerakan kurve permintaan dan penawaran

-          Harga keseimbangan

-          kurve keseimbangan

-          Harga pasar

-          Jenis jenis Pasar, contohnya dan peran pasar bagi produsen

7.      Sosiologi

-          Status sosial

-          Vandalisme

 

Selamat Belajar semoga sukses, jangan main hp terus kalau mau sukses

Senin, 27 Mei 2024

RINGKASAN MATERI IPS KELAS 8

 

Hallo anak-anak, untuk menunjang belajar kalian, silakan kalian pelajari inti materi berikut ini ya.... kalian bisa baca yang ada di buku kreasi ips kelas 8. selamat belajar semoga sukses menanti kalian

1.       Kedatangan Bangsa barat ke Indonesia

-          Latar belakang

-          Tujuan

-          Tokoh-tokoh penjelajah samudera dari Portugis, Spanyol

-          Monopoli perdagangan VOC

Hak oktrooi

Hak ekstripasi

Devide et impera

-          Kebijakan Daendels ( usaha deandels)

-          Perjanjian-perjanjianm:

 1) Traktat london

 2) Kapitulasi Tuntang

 3) Saragoza

 4) Tordesilas

-          Kebijakan Raffles

-          Tanam Paksa (Cultuur Stelsel) van den Bosch

-          Karya Eduard Dowwes Dekker, Max havelaar

2.       Perlawanan Rakyat

-          Mataram (Sultan Agung)

-          Kerajaan Pagaruyung Sumatera Barat (Tuanku Imam Bonjol)

-          Perang Jawa (perang Diponegoro), Sebab umum dan sebab khusus, Strategi perang

-          Perang Aceh, keterlibatan dan strategi Snock Hurgronje

3.       Pergerakan Nasional Indonesia

-          Politik Etis, politik balas budi

-          Faktor internal dan eksternal yang mendorong tumbuh kembangnya jiwa nasionalisme

-          Organisasi Budi Utomo ( tokoh, berdirinya, tujuan)

-          Partai nasional Indonesia ( asas perjuangannga)

-          Kongress Pemuda II

-          Arti penting Sumpah pemuda

4.       Masa pendudukan Jepang

-          Propaganda Jepang, (gerakan 3A)

-          Organisasi bentukan Jepang ( keibodan, Seinendan, Fujinkai, suisintai dll)

-          Perlawanan rakyat Singaparna Jawa Barat (halaman 29kreasi)

-          Perlawanan rakyat Aceh masa Jepang (29 Kreasi)

-          Pergerakan masa Jepang, (hal 41-42 kreasi)

-          Peristiwa rengasdengklok

-          Perumusan Proklamasi

5.       Awal kemerdekaan

-          Upaya perbaikan ekonomo

-          Kendala perekonomian masa demokrasi terpimpin

-          Masa orde baru ( tujuan, dampak pemerintahan orde baru)

6.       Perdagangan antar negara

-          Ciri-ciri perdagangan luar negeri

-          Faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional

-          Organisasi internasional di bidang perdagangan

-          Manfaat kerjasama ekonomi internasional

JANGAN MAIN HP TERUS KALAU MAU JADI ANAK SUKSES !!

Selasa, 07 Mei 2024

H AGUS SALIM TOKOH PEJUANG INDONESIA

Hallo anak-anak, literasi ini silakan dicatat ya... agar wawasan kalian tambah luas..

H. Agus Salim ( 8 Oktober 1884 – 4 November 1954), lahir dengan nama Masjhoedoelhaq (berarti "pembela kebenaran"), adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia dan juga sebagai bapak pandu Indonesia. Ia ditetapkan sebagai salah satu pahlawan nasional Indonesia pada tanggal 27 Desember 1961 melalui Keputusan Presiden Indonesia Nomor 657 tahun 1961. Pekerjaan yang ditekuninya adalah sebagai orator dan penulis. Agus Salim menguasai 4 bahasa asing di Eropa (bahasa Belanda, bahasa Inggris, bahasa Jerman dan bahasa Prancis), 2 bahasa asing di Timur Tengah (bahasa Arab dan bahasa Turki), serta bahasa Jepang.

Latar belakang

Agus Salim lahir dari pasangan Soetan Salim gelar Soetan Mohamad Salim dan Siti Zainab. Jabatan terakhir ayahnya adalah Jaksa Kepala di Pengadilan Tinggi Riau.

Pendidikan dasar ditempuh di Europeesche Lagere School (ELS), sekolah khusus bagi anak-anak Eropa, kemudian dilanjutkan ke Hoogere Burgerschool (HBS) Koning Willem III (Kawedrie) di Batavia. Ketika lulus, ia berhasil menjadi alumnus terbaik di HBS se-Hindia Belanda.

Setelah lulus, Salim bekerja sebagai penerjemah dan pembantu notaris pada sebuah kongsi pertambangan di Indragiri. Pada tahun 1906, Salim berangkat ke Jeddah, Arab Saudi untuk bekerja di Duta besar Belanda di sana. Pada periode inilah Salim berguru pada Syaikh Ahmad Khatib, yang masih merupakan pamannya.

Pada tahun 1912-1915, Salim membuka sekolah dasar berbahasa Belanda, Hollandsch-Inlandsche School (HIS). Kemudian pada tahun 1915 ia terjun ke dunia jurnalistik di Harian Neratja sebagai Wakil Redaktur. Setelah itu diangkat menjadi Ketua Redaksi. Agus Salim menikah dengan Zaenatun Nahar Almatsier dan dikaruniai 10 orang anak.[4] Kegiatannya dalam bidang jurnalistik terus berlangsung hingga akhirnya menjadi Pemimpin Harian Hindia Baroe di Jakarta. Kemudian mendirikan Surat kabar Fadjar Asia. Dan selanjutnya sebagai Redaktur Harian Moestika di Kota Yogyakarta dan membuka kantor Advies en Informatie Bureau Penerangan Oemoem (AIPO). Bersamaan dengan itu ia juga terjun dalam dunia politik sebagai pemimpin Sarekat Islam.,

Karya tulis

Riwayat Kedatangan Islam di Indonesia

Dari Hal Ilmu Quran

Muhammad voor en na de Hijrah

Gods Laatste Boodschap

Jejak Langkah Haji Agus Salim (Kumpulan karya Agus Salim yang dikompilasi koleganya, Oktober 1954)

Karya terjemahan

Menjinakkan Perempuan Garang (dari The Taming of the Shrew karya Shakespeare)

Cerita Mowgli Anak Didikan Rimba (dari The Jungle Book karya Rudyard Kipling)

Sejarah Dunia (karya E. Molt)

Karier politik

Pada tahun 1915, H. Agus Salim bergabung dengan Sarekat Islam dan menjadi pemimpin kedua setelah Oemar Said Tjokroaminoto.

 

Peran H. Agus Salim pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia antara lain:

 

Anggota Volksraad (1921–1924)

Anggota Panitia Sembilan dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan yang mempersiapkan UUD 1945

Menteri Muda Luar Negeri Kabinet Sjahrir II (1946) dan Kabinet III (1947)

pembukaan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Arab, terutama Mesir pada tahun (1947)

Menteri Luar Negeri Kabinet Amir Sjarifuddin I dan Amir Sjarifuddin II (1947–1948)

Menteri Luar Negeri Kabinet Hatta I dan Hatta II (1948–1949)

 


Presiden Sukarno dan Agus Salim dalam tahanan Belanda, 1949.

Di antara tahun 1946-1950 ia laksana bintang cemerlang dalam pergolakan politik Indonesia, sehingga kerap kali digelari "Orang Tua Besar" (The Grand Old Man). Ia pun pernah menjabat Menteri Luar Negeri Indonesia pada kabinet presidensial dan pada tahun 1950 sampai akhir hayatnya dipercaya sebagai Penasehat Menteri Luar Negeri.

 

Pada tahun 1952, ia menjabat Ketua di Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia. Biarpun penanya tajam dan kritikannya pedas namun Haji Agus Salim dikenal masih menghormati batas-batas dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

 

Setelah mengundurkan diri dari dunia politik, pada tahun 1953 ia mengarang buku dengan judul Bagaimana Takdir, Tawakal dan Tauchid harus dipahamkan? yang lalu diperbaiki menjadi Keterangan Filsafat Tentang Tauchid, Takdir dan Tawakal.

 

Ia meninggal dunia pada 4 November 1954 di RSU Jakarta dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Namanya kini diabadikan untuk stadion sepak bola di Kota Padang. 


Sumber  https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Salim

Senin, 29 April 2024

Tokoh Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantoro

Hallo anak-anak, literasi minggu ini yaaa tentang tokoh pendidikan

Ki Hadjar Dewantara adalah Pahlawan Nasional khususnya di Pendidikan, yang memperjuangkan kesetaraan dan kesempatan pendidikan bagi warga pribumi (Indonesia) yang kala itu dijajah Kolonial Belanda.

Perjuangannya tidak kenal lelah, dan konsisten sepanjang hayatnya, dari masa muda. Terlahir dari bangsawan Pakualaman Yogyakarta dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat sempat mengenyam pendidikan kedokteran STOVIA walaupun tidak selesai karena kesehatan.



Kemudian, beliau memutuskan menjadi jurnalis sebagai tahapan awal untuk selanjutnya  menjadi aktifis politik. Kala itu beliau menjadi seksi propaganda Boedi Oetomo, dengan tugas menyuarakan kesadaran berbangsa Indonesia bagi Bumiputera, hingga kemudian bersama Douwes Dekker dan dr. Cipto Mangunkusumo mendirikan partai pertama di Indonesia bernama Indische Partij.

Setelah itu, karena kekritisannya kepada Pemerintah kolonial, Ki Hadjar Dewantara diasingkan Belanda ke Pulau Bangka.

Sekembalinya dari pengasingan beliau mengganti nama dari Raden Mas Soewardi Soerjaningrat menjadi Ki Hadjar Dewantara dan fokus menangani pendidikan bagi bumi putra dengan mendirikan sekolah Taman Siswa sebagai sekolah formal pertama untuk penduduk Bumiputera 

Begitulah perjuangan beliau yang konsen dengan pendidikan serta kesetaraan pendidikan bagi Bumiputera hingga beliau dianugerahi Pahlawan Nasional dan tanggal lahirnya diabadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Biodata Ki Hajar Dewantara

  • Nama: Ki Hajar Dewantara
  • Alias: Bapak Pendidikan Indonesia, Pendiri Taman Siswa, Pelopor Pendidikan Indonesia, Pahlawan Revolusi Kemerdekaan, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat
  • Lahir: Pakualaman, 2 Mei 1889
  • Meninggal: Yogyakarta, 26 April 1959 (umur 69 tahun)
  • Orang Tua: Pangeran Soerjaningrat dan Raden Ayu Sandiah
  • Istri: Nyi Hajar Dewantara
  • Pendidikan:
    Europeesche Lagere School (ELS)
    STOVIA.. (SA).

Sumber  http://johorejo.desa.id/kabardetail/NE1zSnIvVnQ4N0Q2MDlobEZiNFlOUT09/profil-ki-hadjar-dewantara-.html

Selasa, 27 Februari 2024

PAHLAWAN INDONESIA SUTAN SYAHRIR

 Anak-anak, literasi hari ini ya,, silakan dibaca, kemudian catat


Sutan Syahrir (Soetan Sjahrir) adalah Pahlawan nasional Indonesia yang lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 5 Maret 1909 adalah seorang intelektual, perintis, dan revolusioner kemerdekaan Indonesia. Setelah Indonesia merdeka, ia menjadi politikus dan perdana menteri pertama Indonesia. Ia menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia dari 14 November 1945 hingga 20 Juni 1947. Ia juga mendirikan Partai Sosialis Indonesia pada tahun 1948.
Syahrir lahir dari pasangan Mohammad Rasad gelar Maharaja Soetan bin Soetan Leman gelar Soetan Palindih dan Puti Siti Rabiah yang berasal dari Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat. Ia pernah mengenyam sekolah dasar di Europeesche Lagere School (ELS) dan sekolah menengah Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) terbaik di Medan. Pada 1926, ia masuk ke sekolah lanjutan atas Algemene Middelbare School (AMS) di bandung, di mana sekolah tersebut adalah sekolah termahal di Hindia Belanda pada saat itu.
Dia juga bergabung dalam Himpunan Teater Mahasiswa Indonesia (Batovis) sebagai sutradara, penulis skenario, dan juga aktor. Dari hasil pementasan tersebut digunakan untuk membiayai sekolah yang ia dirikan, Tjahja Volksuniversiteit (Cahaya Universitas Rakyat). Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya ke negeri Belada di Fakultas Hukum, Universitas Amsterdam. Dan di sana ia mendalami sosialisme, secara sungguh-sungguh ia mempelajari teori-teori sosialisme, pada penghujung tahun 1931, Syahrir meninggalkan kampusnya untuk kembali ke tanah air dan terjun dalam pergerakan nasional. Ia kemudian bergabung dengan organisasi Partai Nasional Indonesia (PNI Baru), yang pada Juni 1932 diketuainya.
Pada 26 Juni 1946 di Surakarta terjadi peristiwa penculikan terhadap dirinya oleh kelompok oposisi Persatuan Perjuangan yang tidak puas atas diplomasi yang dilakukannya. Kelompok tersebut menginginkan kedaulatan penuh (Merdeka 100%) yang dicetuskan oleh Tan Malaka. Sedangkan kabinet yang berkuasa pada saat itu hanya menuntut pengakuan kedaulatan atas Jawa dan Madura.


Presiden Soekarno sangat marah atas aksi penculikan tersebut dan memerintahkan Polisi Surakarta menangkap para pimpinan kelompok tersebut. Setelah terjadinya penculikan tersebut, ia hanya bertugas sebagai Menteri Luar Negeri, tugas sebagai Perdana Menteri diambil alih oleh Presiden Soekarno. Selepas memimpin kabinet, ia diangkat menjadi penasehat Presiden Soekarno sekaligus Duta Besar Keliling. Ia mendirikan Partai Sosialis (PSI) pada tahun 1948.
Syahrir meninggal di Zurich, Swiss, 9 April 1966 pada usia 57 tahun. Ia meninggal dalam pengasingan sebagai tawanan politik dan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.

sumber https://kumparan.com/sudahtahubelum/109-tahun-lalu-lahirnya-pahlawan-indonesia-sutan-syahrir/full

Kamis, 15 Februari 2024

PAHLAWAN NASIONAL JENDERAL GATOT SOEBROTO

Anak-anak, literasi ke 3 di semester genap, silakan dibaca yang cermat kemudian abadikan di buku catatan literasi kalian untuk mendapatkan penghargaan berupa nilai.

Jenderal Gatot Soebroto (lahir di Banyumas, Jawa Tengah, 10 Oktober 1907 – meninggal di Jakarta, 11 Juni 1962 pada umur 54 tahun) adalah tokoh perjuangan militer Indonesia dalam merebut kemerdekaan dan juga pahlawan nasional Indonesia. Ia dimakamkan di Ungaran, kabupaten Semarang. Pada tahun 1962, Soebroto dinobatkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional menurut SK Presiden RI No.222 tanggal 18 Juni 1962. Ia juga merupakan ayah angkat dari Bob Hasan, seorang pengusaha ternama dan mantan menteri Indonesia pada era Soeharto.

Gambar: sumber https://nasional.okezone.com/


Karier

Setamat pendidikan dasar di HIS, Gatot Subroto tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, namun memilih menjadi pegawai. Namun tak lama kemudian pada tahun 1923 memasuki sekolah militer KNIL di Magelang. Setelah Jepang menduduki Indonesia, serta merta Gatot Subroto pun mengikuti pendidikan PETA di Bogor. Setelah kemerdekaan, Gatot Subroto memilih masuk Tentara Keamanan Rakyat TKR dan kariernya berlanjut hingga dipercaya menjadi Panglima Divisi II, Panglima Corps Polisi Militer, dan Gubernur Militer Daerah Surakarta dan sekitarnya.


Setelah ikut berjuang dalam Perang Kemerdekaan, pada tahun 1949 Gatot Subroto diangkat menjadi Panglima Tentara & Teritorium (T&T) IV I Diponegoro.


Pada tahun 1953, beliau sempat mengundurkan diri dari dinas militer, namun tiga tahun kemudian diaktifkan kembali sekaligus diangkat menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).


Beliau adalah penggagas akan perlunya sebuah akademi militer gabungan (AD,AU,AL) untuk membina para perwira muda. Gagasan tersebut diwujudkan dengan pembentukan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) pada tahun 1965.

SUMBER : https://civitasbook.com/singo.php?cb=non&_i=wall&id1=aaaaaaaatamu&id2=&id3=aaaaacjp13_pahlawan